engguna komputer di
indonesia saat ini kebanyakan menggunakan sistem operasi buatan dari microsoft,
yaitu microsoft windows. hal itu wajar saja terjadi, karena sistem operasi
windows lebih dulu hadir di Indonesia ketimbang sistem operasi linux. mungkin
anda semua yang telah mengerti tentang komputer, sudah memahami bahwa sistem
operasi windows bukanlah software yang bebas disebarluaskan, anda harus
mengeluarkan biaya lisensi untuk bisa menginstal secara legal di komputer anda,
tapi jika anda tidak mengeluarkan biaya lisensi, berarti bisa dikatakan windows
yang anda gunakan adalah bajakan.
pada artikel ini membahas tentang pengertian linux.
pengerian linux adalah software sistem operasi open source yang gratis untuk
disebarluaskan di bawah lisensi GNU. jadi anda diijinkan untuk menginstal pada
komputer anda ataupun mengkopi dan menyebarluaskannya tanpa harus membayar.
linux merupakan turunan dari unix dan dapat bekerja pada berbagai macam
perangkat keras koputer mulai dari inter x86 sampai dengan RISC. Dengan lisensi
GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh program, lengkap dengan kode sumbernya
(source code). Tidak hanya itu, Anda diberikan hak untuk mengkopi sebanyak Anda
mau, atau bahkan mengubah kode sumbernya.Dan itu semua legal dibawah lisensi.
Meskipun gratis, lisensi GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya
untuk penggandaan maupun pengiriman program.
Kebebasan yang paling penting dari Linux, terutama bagi
programmer dan administrator jaringan, adalah kebebasan untuk memperoleh kode
sumber (source code) dan kebebasan untuk mengubahnya. Ini berimplikasi pada
beberapa hal penting. Pertama keamanan, yang kedua dinamika.
Jika perangkat lunak komersial tidak memperkenankan Anda
untuk mengetahui kode sumbenya maka Anda tidak akan pernah tahu apakah program
yang Anda beli dari mereka itu aman atau tidak (sering disebut security by
obscurity). Hidup Anda di tangan para vendor. Dan jika ada pemberitahuan
tentang bug dari perangkat lunak komersial tersebut, seringkali sudah
terlambat. Dengan Linux, Anda dapat meneliti kode sumbernya langsung, bersama
dengan pengguna Linux lainnya. Berkembangnya pengguna Linux sebagai komunitas
yang terbuka, membuat bug akan cepat diketahui, dan secepat itu pula para
programmer akan memperbaiki programnya. Anda sendiri juga yang menentukan kode
yang cocok sesuai dengan perangkat keras maupun kebutuhan dasar perangkat lunak
lainnya untuk dapat diimplementasikan. Ibarat sebuah mobil, Anda bisa
memodifikasi sesukanya, bahkan hingga mesin sekalipun, untuk memperoleh bentuk
yang diinginkan.
Keterbukaan kode sumber juga memungkinkan sistem operasi
berkembang dengan pesat. Jika sebuah program dengan sistem tertutup dan hanya
dikembangkan oleh vendor tertentu, paling banyak sekitar seribu hingga lima
ribu orang. Sedangkan Linux, dengan keterbukaan kode sumbernya, dikembangkan
oleh sukarelawan seluruh dunia. Bug lebih cepat diketahui dan program
penambalnya (patch) lebih cepat tersedia. Pendekatan pengembangan sistem
operasi ini disebut Bazaar. Kebalikannya sistem Chatedraal sangat tertutup dan
hanya berpusat pada satu atau dua pengembang saja.
linux saat ini telah berkembang menjadi banyak distro
(distribusi linux), misalnya adalah distro Redhat, Debian, Suse. saat ini
distro linux yang sangat populer di gunakan di indonesia adalah distro Ubuntu
yang merupakan turunan dari Debian.
tampilan antar muka desktop Linux Ubuntu:
Sejarah Linux
iapa
yang belum tahu Mandriva Linux? Siapa yang belum tahu Open Suse? Siapa yang
belum tahu Red Hat? Bagi orang yang biasa berkecimpung di dunia komputer,
khususnya Linux, maka nama-nama itu sudah tidak asing lagi di telinga. Namun
tahukah Anda bahwa sebenarnya, Linux memiliki sejarah yang cukup panjang
perjalanannya?
UNIX merupakan salah satu sistem operasi yang mengawali lahirnya Linux ke dunia
ini. UNIX merupakan salah satu sistem operasi yang ada saat ini. Adapun UNIX
merupakan salah satu sistem operasi populer selain keluarga raksasa Microsoft
(mulai dari DOS, MS 9x sampai Vista), Novell, OS/2, BeOS, MacOS dan lainnya.
Sejarah kemunculan UNIX dimulai pada tahun 1965 ketika para ahli dari Bell
Labs, sebuah laboratorium milik AT&T, bekerja sama dengan MIT dan General
Electric membuat sistem operasi bernama Multics(sudah pernah dengar belum?).
Nah, sistem operasi Multics ini awalnya didesain dengan harapan akan
menciptakan beberapa keunggulan, seperti multiuser, multiprosesor, dan
multilevel filesystem. Namun pada tahun 1969, AT&T akhirnya menghentikan
proyek pembuatan Multics karena sistem operasi Multics ini sudah tidak memenuhi
tujuan semula. Dengan kata lain, proyek ini mengalami hambatan karena dalam
kenyataannya Multics banyak terdapat bugs dan sulit sekali dioperasikan.
Beberapa programmer Bell Labs yang terlibat dalam pembuatan dan pengembangan
Multics, yaitu Ken Thompson, Dennis Ritchie, Rudd Canaday, dan Doug Mcllroy,
secara tidak resmi tetap meneruskan proyek pengembangan Multics. Dan akhirnya
sampailah pada sebuah sistem operasi generasi penerus dari Multics bulan
Januari 1970 yang diberi nama UNIX.
Adapun generasi baru Multics ini memiliki lebih banyak keuggulan dibandingkan
saudara tuanya. Nama UNIX diberikan oleh Brian Kernighan untuk memberi
penegasan bahwa UNIX bukanlah Multics (tidak sama). UNIX akhirnya memiliki
keunggulan seperti yang diharapkan pada awal penciptaannya. Yaitu:
1.
Multilevel Filesystem
2. Multiuser dan Multiprosesor
3. Desain arsitektur yang independen terhadap suatu hardware
4. Berbagai device dapat dianggap sebagai file khusus
5. Memiliki user interface yang sederhana
6. Cocok untuk lingkungan pemrograman
7. Memiliki utilitas yang dapat saling digabungkan
Setahun setelahnya, UNIX dapat dijalankan pada komputer PDP-11 yang memiliki
memory 16 KB dan sebuah disk berukuran 512 KB. Pada waktu itu source codenya
UNIX masih ditulis dalam bahasa mesin (assembler). Kemudian pada tahun 1973,
source code UNIX ditulis ulang dalam bahasa C yang dibuat oleh Dennis Ritchie.
Tujuan Mr. Ritchie mengubah source code UNIX ke dalam bahasa C tak lain dan tak
bukan karena bahasa C didesain multiplatform dan bersifat fleksibel. Dengan
dirubahnya source code ke dalam bahasa C, maka UNIX dapat dikembangkan dan
dikompilasi ulang ke berbagai jenis komputer. Sejak saat itu dibuatlah berbagai
macam varian UNIX yang sengaja didesain untuk jenis komputer tertentu.
Setahun kemudian, karena merasa UNIX sudah cukup matang, maka Thompson dan
Ritchie mempublikasikan sebuah paper tentang UNIX. Ternyata UNIX mendapat
sambutan yang sangat luar biasa dari lingkungan perguruan tinggi. Dan UNIX lah
yang menjadi sistem operasi favorit di lingkungan perguruan tinggi.
Awalnya, sistem operasi UNIX ini didistribusikan secara gratis di dunia
pendidikan, namun setelah banyak digunakan oleh korporasi industri dan bisnis
(karena kehandalannya menangani bidang jaringan (networking), UNIX akhirnya
diperdagangkan dan dipatenkan). Dalam perkembangan selanjutnya, UNIX dan
varian-variannya yang dikomersialkan menjadi suatu sistem operasi yang cukup
mahal pada saat itu(namun ada beberapa yang gratis karena dikembangkan dengan
semangat openSource), hal ini disebabkan karena kestabilan, mampu mengerjakan
program multitasking dan dapat digunakan oleh beberapa user secara bersamaan.
Adapun varian UNIX yang dikomersialkan dan populer karena kehandalannya seperti
BSD 4.1 (1980), SunOS, BSD 4.2, SysV(1983), UnixWare dan Solaris 2(1988), dan
lainnya. Dan yang dikembangkan dengan semangat openSource atau free
diantaranya: FreeBSD, OpenBSD, NetBSD, Mnix, Hurd
Kenal Linus Torvalds kan? Linus dilahirkan di Helsinki, Finlandia pada tanggal
28 Desember 1969. Orang yang disebut sebagai Bapak Linux(LINus UniX) ini, sudah
mengenal bahasa pemrograman pada umurnya yang ke 10. Saat itu ia sering
mengutak-atik komputer kakeknya, Commodore VIC-20. Karena hobinya dalam dunia
komputing, 1988 Linus diterima di Univerity of Helsinki dan pada tahun 1990,
Linus memulai kelas pemrograman C pertamanya. Pada tahun 1991, Linus tidak puas
terhadap sistem operasi yang ada pada PC pertamanya (MS-DOS atau Disk Operation
System), OS buatan Microsoft.
Linus lebih cenderung untuk menggunakan sistem operasi UNIX seperti yang
dipakai komputer milik universitasnya. Akhirnya ia mengganti sistem operasi
openSource Minix yang berbasiskan UNIX. Adapun Minix ini merupakan sistem UNIX
kecil yang dikembangkan oleh Andrew S. Tanenbaum, seorang professor yang
menggeluti penelitian masalah OS dari Vrije Universiteit, Belanda. Adapun Minix
ini digunakan untuk keperluan pengajaran dan pendidikan.
Namun Linus merasa bahwa Minix masih memiliki banyak kelemahan. Dan mulai saat
itu, di usianya yang ke-23, Linus mulai mengutak-atik kernel Minix. Dan ia
mulai mengembangkan sistem yang kompatibel dengan IBM PC. Pada bulan Agustus
1991, lahirlah Linux 0.01 hasil oprekan Linus, dan pada tanggal 5 Oktober 1991,
secara resmi Linus mengumumkan Linux 0.02 yang hanya dapat menjalankan BASH dan
gcc compiler. Selain itu, Linus juga mempublikasikan sistem operasi buatannya
tersebut lengkap dengan source codenya, yang ternyata disambut dengan sangat
antusias oleh para programmer dan developer di seluruh dunia agar dapat di develop
bersama-sama.
Sampai saat ini, Linux dibangun oleh berbagai macam komunitas dan jangan heran
apabila banyak sekali distro-distro Linux yang beredar. Mulai dari yang
berbayar sampai yang gratis, dari untuk pemula sampai tingkat lanjut, dan
biasanya dengan banyaknya distro Linux yang beredar akan membuat orang awam
bingung untuk memilih distro. Bayangkan, ada beratus-ratus distro yang tercipta
atau bahkan beribu-ribu. Namun perlahan tapi pasti, diantara distro-distro
Linux ini ada yang menyamai (atau bahkan) melebihi kemampuan dari Sistem
Operasi keluarga raksasa (Microsoft) dan dengan semakin mudahnya dan semakin
lengkapnya dukungan Linux pada hardware, besar kemungkinan Linux akan menjadi
alternatif (atau bahkan sistem operasi utama di dunia).

Macam-macam
Distro Linux
istro
Linux (singkatan dari distribusi Linux) adalah sebutan untuk sistem operasi
komputer dan aplikasinya, merupakan keluarga Unix yang menggunakan kernel
Linux. Distribusi Linux bisa berupa perangkat lunak bebas dan bisa juga berupa perangkat
lunak komersial seperti Red Hat Enterprise, SuSE, dan lain-lain. Ada banyak
distribusi atau distro Linux yang telah muncul. Beberapa bertahan dan besar,
bahkan sampai menghasilkan distro turunan, contohnya Distro Debian GNU/Linux.
Distro ini telah menghasilkan puluhan distro anak, antara lain Ubuntu, Knoppix,
Xandros, DSL, dan sebagainya.
Untuk mendapatkan distro linux, anda dapat mengunduh langsung dari situs
distributor distro bersangkutan, atau membelinya dari penjual lokal.
CD Linux
CD Linux (maksudnya CD Distro Linux atau CD Sistem Operasi dan aplikasi Linux)
adalah istilah yang sering digunakan untuk menyebut CD distribusi Linux secara
umum. Dalam komputer, tar (berasal dari tape archive) adalah format file baik
(dalam bentuk suatu jenis arsip bitstream) dan nama program yang digunakan
untuk menangani file tersebut. Format ini diciptakan pada masa-masa awal Unix
dan distandarisasi oleh POSIX.1-1988 dan kemudian POSIX.1-2001.
Awalnya dikembangkan untuk ditulis berurutan langsung ke I / O tape cadangan
perangkat untuk keperluan, sekarang sering digunakan untuk mengumpulkan banyak
file menjadi satu file lebih besar untuk distribusi atau pengarsipan, sambil
menjaga informasi sistem berkas seperti user dan grup hak akses, tanggal, dan
struktur direktori.
Repositori
Sebuah repositori perangkat lunak adalah lokasi penyimpanan dari berbagai paket
perangkat lunak yang mungkin diambil dan diinstal pada komputer. Banyak
penerbit perangkat lunak dan organisasi lain memelihara server di Internet
untuk tujuan ini, baik secara gratis atau untuk biaya berlangganan.
Repositori mungkin hanya untuk program-program tertentu, seperti CPAN untuk
bahasa pemrograman Perl, atau untuk seluruh sistem operasi. Operator repositori
tersebut biasanya menyediakan sebuah sistem manajemen paket, alat-alat yang
dimaksudkan untuk mencari, menginstal dan sebaliknya memanipulasi paket
perangkat lunak dari repositori.
Sebagai contoh, banyak distribusi Linux menggunakan Advanced Packaging Tool
yang umumnya ditemukan di distro berbasis Debian, atau yum yang biasa ditemukan
di distro berbasis Red Hat. Ada juga beberapa sistem manajemen paket
independen, seperti Pacman, digunakan dalam Arch Linux dan equo, ditemukan di
Sabayon Linux.
Sebagian besar distribusi Linux mempunyai banyak repositori di seluruh dunia
yang cermin repositori utama.
Daftar distribusi Linux
Distribusi bebas berbasis Debian
- 64Studio
- Adamantix
- Amber
Linux
- BeatrIX
- Bonzai
Linux
- Debian
- Debian-BR-CDD
- DeveLinux
- Dreamlinux
- Elive
- Finnix
- GenieOS
- Gnoppix
- gOS
linux
- Guadalinex
- Hiweed
- Kalango
- Kanotix
- Knoppix
- Kuliax
(sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
- Kurumin
- LinEx
- Loco
Linux
- MeNTOPPIX
- Morphix
- NepaLinux
- PingOO
- Skolelinux
- Sun
Wah RAYS LX
- Symphony
OS
- BlankOn
Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
- Ubuntu
- Dewalinux
(sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
- Briker
(sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
- Edubuntu
- Kubuntu
- Xubuntu
- De2
- Xandros
- Zen
Linux
Distribusi berbasiskan
RPM
- aLinux
- ALT
Linux
- Annvix
- Ark
Linux
- ASPLinux
- Aurox
- Berry
Linux
- BLAG
Linux and GNU
- Caixa
Mágica
- cAos
Linux
- CentOS
- Cobind
- Conectiva
- EduLinux
- Engarde
Secure Linux
- Fox
Linux
- IGOS
Nusantara (sebuah distro linux yang dikembangkan Indonesia)
- Linux
Mobile System
- Magic
Linux
- Mandriva
Linux (dahulu bernama Mandrake Linux)
- NOPPENLINUX
- PCLinuxOS
- PCQLinux2005
- PLD
Linux Distribution
- QiLinux
- Red
Hat Linux:
- Fedora
Core
- Red
Flag Linux
- Scientific
Linux
- Vine
Linux
- White
Box Enterprise Linux
- Yellow
Dog Linux
- Sesco
Linux
- BlankOn
Linux
- SUSE
Linux
- Tinfoil
Hat Linux
- Trustix
- Ulteo
- YOPER
(“Your Operating System”)
Distribusi bebas berbasis
Slackware
- AliXe
- Austrumi
- BackTrack
- Bluewhite64
Linux
- CD
Forum Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
- College
Linux
- Cytrun
Linux
- DARKSTAR
- DeepStyle
- easys
GNU/Linux
- Frugalware
- Hardened
Linux
- Kate
OS
- MooLux
- Plamo
Linux
- SLAX
- Sauver
- Singkong
Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
- Slackintosh
- Slackware
- Slamd64
- Splack
Linux
- targeT
Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
- TopologiLinux
- Truva
Linux
- Ultima
Linux
- Vector
Linux
- Wolvix
- 0x7F
GNU/Linux
- ZenCafe
Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
- Zenwalk
Linux (dulu MiniSlack)
Distribusi bebas berbasis
lainnya
Distribusi-distribusi Linux berikut ini memakai sistem manajemen paket sendiri,
gabungan atau tidak sama sekali
- Arch
Linux (dengan sistem manajemen paket Pacman)
- Coyote
Linux (distro Router/firewall)
- CRUX
(menggunakan manajemen paket berbasis tar.gz yang sederhana, BSD-style
initscripts)
- DD-WRT
(embedded firewall)
- DeLi
Linux (kombinasi Slackware dan CRUX)
- Devil-Linux
(distro firewall/router/server)
- DSLinux
(Linux untuk Nintendo DS)
- dyne:bolic
(instalasi software baru cukup dengan menyalin [copy] ke direktori
tertentu)
- Familiar
Linux (distro untuk iPAQ handhelds)
- Fli4l
(distro yang muat dalam satu floppy disk)
- Foresight
Linux (menggunakan sistem manajemen paket Conary)
- FREESCO
(router)
- GeeXboX
(media center)
- GoboLinux
(manajemen paket sendiri yang menggunakan symlink)
- Hikarunix
(distro khusus untuk main Go)
- IPCop
(distro Router/firewall)
- iPodLinux
(linux untuk Apple iPod berbasis µCLinux kernel)
- Jlime
(distro untuk HP Jornada 6xx dan 7xx dan NEC MobilePro 900(c) handhelds)
- Lunar
Linux (distro berbasis source code)
- MCC
Interim Linux (mungkin ini distro Linux pertama; dibuat oleh Manchester
Computing Centre di bulan February 1992)
- MkLinux
distro untuk PowerPC, menjalankan Linux kernel sebagai server di atas Mach
microkernel)
- Mobilinux
(buatan Montavista untuk smartphones)
- MontaVista
Linux (embedded systems distro buatan MontaVista Software)
- NASLite
(distro floppy-disk untuk menjalankan perangkat Network Attached Storage /
NAS)
- Nitix
(autonomic server buatan Net Integration Technologies Inc.)
- OpenWrt
(embedded firewall)
- Pardus
(buatan Turki; menggunakan sistem manajemen paket PISI, dan COMAR
configuration framework)
- PS2
Linux (distro Sony Computer Entertainment unuk PlayStation 2 video game
console)
- Puppy
Linux (sistem manajemen paket PetGet dan DotPup; tapi mulai versi 3 juga
bisa menggunakan paket Slackware)
- Rocks
Cluster Distribution (untuk computer cluster = gabungan beberapa komputer
menjadi satu super komputer)
- rPath
(menggunakan sistem manajemen paket Conary)
- Sentry
Firewall (firewall, server sistem)
- SliTaz
GNU/Linux
- Smallfoot
- SmoothWall
(router/firewall)
- Softlanding
Linux System (salah satu distro tertua, dibangun tahun 1992-1994; basis
awal Slackware)
- Sorcerer
(berbasis source code)
- Source
Mage GNU/Linux (berbasis source code)
- Tinfoil
Hat Linux (distro floppy-disk)
- tomsrtbt
(root boot disk)
v Kelebihan-kelebihan Linux
Operating System secara umum:
- Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka
alias tidak ada biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux.
- Linux dengan tampilan visual yg memudahkan dalam
penggunaannya. Efek 3D dimensi untuk desktop pun sudah bisa dinikmati.
- Linux memiliki aplikasi yg lengkap dan terus
dikembangkan “ aplikasi yang terdapat di Windows, telah terdapat di Linux”
- Linux
memliki keamanan yg sangat baik.
- Linux
relatif stabil
- Penggunaan
Linux hanya memerlukan komponen komputer yg kecil dengan kata lain
computer yg “Jadul” pun bisa dipakai.
Beberapa aplikasi yang
sering saya gunakan ketika bekerja di lingkungan system operasi Linux antara
lain:
1. Aplikasi Perkantoran (office suite)
OpenOffice : pengganti microsoft
office
2. Internet
Mozilla Firefox : browser pengganti
internet explorer
Xchat : chatting irc client
pengganti mirc
Pidgin: instant messenger pengganti
yahoo-messenger
Filezilla: FTP Client pengganti
cute-ftp atau ws-ftp
Aria: Download manager pengganti IDM
(internet download manager)
3. Design Grafik, Animasi dan Desktop Publishing
Gimp: pengganti adobe Photo-Shop
Inkscape : pengganti corell draw
Scribus: pengganti adobe page maker
Qflash: pengganti macromedia flash
Blender: pengganti 3D-Max
4. Web Design
NVU : pengganti macromedia
dream weaver dan front page
Lifrea : RSS feed reader
Screem : HTML Editor
GPHPEdit – PHP Editor
Joomla: cms portal yang begitu
nge-top
WordPress.org: cms ubtuk membuat
blog yang tidak kalah top dengan aplikasi-aplikasi lainnya.
5. Multimedia Editor
Kino: Flick editor ( Seperti
Adobe Premier di windows )
Audacity: Sound editor
Avidemux : Avi (divx /xvid) editor
Istanbul : Live screen capture (used
to capture current screencast)
6. Multimedia Player
mplayer: pemutar film
XMMS: pemutar mp3 pengganti winamp
EasyTag – MP3 Tag Editor
7. CD/DVD Burner / Backup
Brasero: pengganti Nero Burner yg
under Gnome
K3B: pengganti Nero Burner yg under
KDE
8 Emulator / Virtual PC
QEMU & Kqemu Accelerator –
Emulation ( Seperti VMWare di windows )
Siapa bilang Linux itu
sulit?
Versi 2007 saja tampilan linux sudah diatas vista dengan 3D-Desktopnya yang
menawan, OpenOffice di linux sudah setara dengan Microsoft Office 2007,
Sistemnya Aman, Bebas dari virus, paling up-to-date, gratis, legal, boleh kita
copy sebanyak mungkin dan boleh juga kita kembangkan sendiri hingga sedemikian
rupa sesuai dengan kreatifitas kita masing-masing.
Linux itu peka jaman:
Linux itu memiliki feature dan falitas melebihi sistem operasi komersial
(Microsoft Windows), Sangat mudah untuk digunakan oleh siapapun karena Linux
itu sangat user friendly.
dalam kurun waktu ke depan 1-2 tahun ini pengguna/user Windows akan tersedot ke
lingkungan Linux. Dalam tahun 2008 dengan terpaksa para pengguna yg tergantung
pada Microsoft mau tak mau, suka atau benci harus beralih dan pindah ke Linux
karena Pemerintah Indonesia dalam tahun 2008 mencanangkan IGOS (Indonesia Go
Open Source) dimana seluruh pengguna komputer indonesia yang bergantung pada
MS-Windows baik sektor pemerintahan, pendidikan, perusahaan negara maupun
swasta beralih/migrasi ke Linux.
Prospek Penggunaan OS
Linux vs Windows:
Windows vs Linux dibangun dengan tujuan dan fungsi yang sama yaitu sebagai
kernel sistem operasi. Bedanya terletak pada lisensi dan latar belakang yang
sangat mendasar. dimana, Linux yang Gratis dan bebas Lisensi (GPL) sedangkan
Windows yang lisensi berbayar atau komersil akan membuat orang
berbondong-bondong untuk memilih Linux terutama pebisnis perusahaan agar
keuntungannya tidak habis hanya karena harus membeli sistem operasi Windows.
Tingkatan Linux vs
Windows:
Linux mempunyai level lebih tinggi daripada windows terbukti Linux bisa membaca
dan menulis di partisi Windows, sedangkan Windows tidak bisa melakukan hal
serupa terhadap linux.
Cara instalasi ubuntu 7.10
Berbagai fitur baru hadir
dalam distro terbaru turunan Debian ini, diantaranya compiz fusion yang sudah
preinstalled, dukungan terhadap dual monitor, dukungan hardware yang lebih
banyak (termasuk wireless), penggunaan kernel terbaru (kernel 2.6.22-14), penggunaan
dektop manager terbaru (gnome 2.20), fitur pencarian yang lebih baik, kumpulan
software yang lebih banyak, OpenOffice 2.3, firefox 2.0.0.8, dll. Ubuntu 7.04
dapat di download disini, atau anda juga bisa memesan cdnya melalui shipit.
Langkah-langkah instalasi ubuntu 7.10 tidak memaakan waktu yang cukup lama,
hanya sekitar 15 menit (tergantung spesifikasi komputer), langkahnya:
Ø
Setelah anda mendapatkan
file iso ubuntu 7.10, bakarlah kedalam cd agar ubuntu 7.10 dapat di booting di
komputer.
Ø
Setinglah koputer anda
agar booting lewat cd.
Ø
Jalankan live cd ubuntu
anda.
Ø
Jika live cd sudah
berjalan, klik ganda icon install yang ada di Desktop
Kemudian akan muncul jendela.
Ø
jendela diatas meminta
anda untuk memilih bahasa apa yang akan digunakan pada ubuntu. Sekarang ini
ubuntu sudah mendukung format bahasa Indonesia.
Ø
tekan forward setelah
anda memilih bahasa yang akan digunakan. Selanjutnya jendela yang akan muncul
adalah jendela pemilihan lokasi
Ø
Setelah anda memilih
lokasi anda tekan forward dan jendela pemilihan layout keyboard akan muncul.
Ø
pilihlah layout keyboard
anda (pilihan default adalahUS-English), tekan forward untuk melanjutkan proses
instalasi.
Ø
Jendela yang selanjutnya
muncul adalah partisi hardisk. ada tiga pilihan yang muncul pada jendela ini:
Jika anda ingin tetap mempertahankan sistem operasi anda yang sekarang pilihlah
opsi : “Guided – resize the partition and use the freed space”
Jika anda ingin menghapus sistem operasi anda yang sekarang, pilihlah opsi:
“Guided – use entire disk”
Opsi yang ketiga adalah manual (saya menyarankan untuk tidak menggunakan opsi
ini jika anda masih belum paham terhadap partisi di linux).
Ø
Setelah anda menekan
tombol forward, anda diharuskan mengisi isian yang disediakan. isian yang harus
anda isi adalah nama, nama untuk login, dan password. Setelah semua isian
terisi tekan tombol forward.
Ø
Jika anda telah berhasil
sampai tahapan diatas maka akan muncul jendela berikut
tekan tombol install untuk memulai instalasi.
Ø
Jendela yang akan muncul
selama proses instalasi adalah
Setelah anda selesai menginstall ubuntu di komputer, anda akan diminta untuk
merestart komputer anda atau tetap menggunakan live cd
Setelah anda mencoba menginstal ubuntu anda tidak akan lagi merasa bahwa menginstall linux itu
sulit, bahkan saat ini menginstall linux lebih mudah dari pada menginstall
Windows.